FAST at Facebook
FAST on friendster
FAST Profesional Network
picasa
VeeOn
FAST at YouTube
FASTers Milist
FASTpreneur Milist

FAST Login




Codephile Berambisi Sosialisasi Lotus Domino Lebih Luas

JAKARTA - Sebagai mitra bisnis IBM yang menawarkan jasa pengembangan aplikasi di atas framework IBM Lotus Domino Web Access kepada perusahaan-perusahaan, Codephile mengaku serius untuk mengembangkan pasar Lotus Domino di Tanah Air.

"Dengan melihat apa yang sudah kami kerjakan di Telkom sejak 10 tahun lalu, yakni pengembangan aplikasi eOffice, kami yakin pasarnya masih cukup luas," kata CEO Codephile Rekadaya Mandiri, Mochamad James F CLP, di sela-sela jumpa pers di kantor IBM, Landmark Tower A, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (27/6/2008).

"Di Telkom, saat ini faktanya sekira 30.000 pegawai tertampung dalam lalu lintas elektronik eOffice internal, dan sekira 1.500 memo atau surat elektronik lalu-lalang tiap harinya dalam aplikasi berbasis Web 2.0 yang kami kembangkan tersebut," tandasnya.

Awalnya, papar James, pada 1998 silam, Telkom ingin memiliki messaging system yang andal di dalam kantornya, seperti e-mail, knowledge management, dan virtual meeting, dan pada saat itu Telkom melirik Lotus sebagai groupware aplikasi Web-based yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. "Lama kelamaan berkembang menjadi personal-use, employee self service," tukasnya.

Sementara ini, selain Telkom, Codephile juga telah mengembangkan eOffice di kantor Departemen Luar Negeri RI dan Info Media Nusantara. "Kami menjual solusi yang serupa, yakni sama-sama bekerja di atas framework Lotus Domino, hanya saja berbeda pada fitur karena tergantung pada kebutuhan masing-masing korporasi," urai James.

Dibandingkan dengan aplikasi proprietary raksasa Microsoft, James menuturkan bahwa aplikasi yang ia kembangkan jauh lebih efisien. "Kalau Domino di-compare dengan Microsoft, perbedaan efiensinya cukup signifikan. Mungkin untuk satu aplikasi yang dikembangkan di atas Lotus Domino, butuh empat sampai lima aplikasi Microsoft," dia menerangkan.

"Sebenarnya interface aplikasi keduanya mirip, tapi di IBM semuanya sudah di-compile menjadi satu paket," lanjutnya.

James memaparkan bahwa kocek yang harus dirogoh untuk sebuah kustomisasi aplikasi yang dia kembangkan di atas framework IBM Lotus Domino adalah sekira USD30.000 hingga USD50.000.

"Harganya memang mahal, tapi hasil yang didapatkan juga variatif. Kalau dihitung-hitung, mungkin masih sepertiga budget yang dikeluarkan untuk membeli jajaran produk Microsoft," pungkasnya.(cdr) (srn)

 

http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/06/27/55/122789/55/codephile-berambisi-sosialisasi-lotus-domino-lebih-luas