MENYANGKA bahwa kreativitas hanya milik orang-orang kreatif adalah pandangan keliru. Sebab, kreativitas bukanlah keterampilan yang menetap tetapi kemampuan yang perlu ditumbuhkan jika dibutuhkan. Sepanjang seseorang butuh alternatif atau kemungkinan baru, maka ia harus mampu kreatif. Kreativitas hadir atas upaya yang kita lakukan dengan cara membuka diri, menggali kemungkinan terus menerus, serta memilih keputusan yang bersifat perbaikan taraf hidup masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Sekjen Asosiasi Profesional DKV Indonesia, Eka Sofyan Rizal. Pria kelahiran Tangerang 44 tahun lalu itu meyakini, kreativitas itu ditumbuhkan, bukan melekat pada diri seseorang sejak lahir. Untuk jadi kreatif, seseorang harus selalu mengusahakan agar dirinya kreatif.

“Ini bahayanya: kesannya kreativitas itu hanya milik orang kreatif, jadi di bidang selain itu, tidak perlu kreativitas. Ini menyebabkan kemampuan kreativitas tidak banyak berkembang di bidang lain, karena mereka tidak merasa perlu,” ungkapnya melalui sambungan surat elektronik, Selasa (1/8/2017).

Sebaliknya, menurut alumnus STISI (sekarang Telkom University) angkatan kedua tahun 1991 ini, pelaku industri kreatif belum tentu selamanya kreatif. “Sangat tergantung pada kemampuannya merawat kebiasaannya menghasilkan alternatif dan keberanian mewujudkan idenya,” timpalnya.

Desainer logo Telkom University  dan Angkasa Pura Airports itu berpandangan, permasalahan kebanyakan orang terletak pada keinginan awal untuk berbeda dengan orang lain, tetapi kurang berani untuk membentuk nilai-nilai, visi dan misi yang khas sendiri, sehingga akhirnya menjadi sama dengan orang lain, karena seringkali malah menggunakan cara dan metode yang sudah terbukti sukses ala orang lain.

“Padahal identitas itu adalah nilai-nilai yang bersumber dari keinginan untuk menjadi diri sendiri yang membuat seseorang jadi identik (persis dengan dirinya sendiri), sehingga berbeda dengan orang lain. Kunci keberanian untuk punya identitas diri ada pada kreativitas,” kata Eka yang juga merupakan founder Paprieka Desain.

Pencapaiannya sejauh ini, kata Eka, tidak terlepas dari kebiasaan yang ia pupuk menjadi budaya selama berkuliah di Telkom University. Ketika masih menjadi mahasiswa, ia mengasah diri menjadi mahasiswa produktif, berbaur, kolaborasi, saling tenggang rasa dan saling dukung potensi keunikan masing-masing.

“Saya pikir mahasiswa sekarang pun mestinya membudayakan hal-hal demikian. Ditambah dengan sikap terbuka terhadap dinamika teknologi dan kepekaan sosial. Akan sangat baik kalau kebiasaan itu dimulai sejak kuliah, sehingga sudah jadi kebiasaan dan budaya di dunia kerja maupun membangun usaha sendiri,” bebernya.

Menyinggung alumni Telkom University, Eka mengaku punya beberapa kawan yang sangat kompeten di bidangnya. Dia percaya dengan potensi yang dimiliki Telkom University, maka sangat mungkin kualitas lulusannya akan berkembang lebih baik lagi, karena potensi kolaborasi dan saling mempengaruhi bisa diandalkan untuk meningkatkan kreativitas dan kompetensi.

 


foto: dgi.or.id

“Nama besar Telkom dan Telkom University banyak mempengaruhi reputasi alumni selama berproses di dunia kerja, mungkin karena persepsi publik bahwa kualitas lulusannya pastilah melek teknologi. Saya harap dengan dikembangkannya Fakultas Industri Kreatif dan fakultas lainnya, maka reputasi lulusan (dan mahasiswa) Telkom University bisa lebih meluas ke reputasi di bidang komunikasi, bisnis dan kreativitas,” papar Eka yang pernah memenangkan Lomba Logo Nasional Kepariwisataan Jabar.

Eka pun berharap kepada alumni maupun mahasiswa Telkom University agar bisa hidup seimbang dengan melakukan aktivitas yang dapat membantu orang lain dalam membuat solusi untuk mengatasi permasalahannya. “Yang terpenting: silakan mendefinisikan sukses itu apa, tidak harus selalu sama dengan definisi sukses yang dibuat oleh orang lain,” pungkasnya.

#FAST4Indonesia
#LebihDekatLebihManfaat
#AlumniStories

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

©2017 Forum Alumni Universitas Telkom

Log in with your credentials

Forgot your details?